MEDIA INFORMASI DAN PUBLIKASI RESMI

PEMERINTAH DESA TUTULO KEC. BOTUMOITO KAB. BOALEMO

KEPALA DESA TUTULO

Periode Jabatan Tahun 2023 s.d. 2031

INFORMASI TERBARU

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Mesjid Jami Kecamatan Botumoito

  Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pada Selasa, 25 Agustus 2026 , telah dilaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di M...

STRUTUR ORGANISASI TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA TUTULO

BACA INFORMASI LAINNYA DIBAWAH INI...!!
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN DESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN DESA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juli 2026

KEGIATAN POSYANDU DESA TUTULO


 Kegiatan Posyandu Desa Tutulo

Pada hari ini (Senin, 13 Juli 2026) telah dilaksanakan kegiatan Posyandu di Desa Tutulo yang dihadiri oleh tim medis dari Puskesmas. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, bayi, balita, baduta (bawah dua tahun), ibu menyusui, serta kader Posyandu.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, penyuluhan kesehatan, serta peningkatan peran kader Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Penyelenggara kegiatan adalah PPKBD dan Sub PPKBD, dengan Kepala Seksi Pelayanan sebagai penanggung jawab kegiatan.

Selasa, 07 Juli 2026

KEGIATAN REMBUK STUNTING DI DESA TUTULO


 Kegiatan Rembuk Stunting di Desa Tutulo yang dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Tutulo merupakan langkah krusial dan strategis dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat desa.

Berikut adalah rangkuman esensi dari kegiatan tersebut berdasarkan kehadiran para pihak terkait:

1. Komitmen dan Sinergi Lintas Sektor

Kehadiran Bapak Camat Botumoito (Bapak Nurhalim Iyabu) menunjukkan adanya dukungan penuh dari pemerintah tingkat kecamatan (supradesa). Hal ini penting untuk memastikan bahwa program kerja di Desa Tutulo berjalan selaras dengan kebijakan daerah yang lebih luas serta mendapat pengawasan dan pembinaan yang optimal.

2. Validasi Data dan Intervensi Medis

Sinergi dengan Tim dari Puskesmas (Bidan Desa) berperan vital sebagai motor penggerak teknis kesehatan. Bidan desalah yang memegang data riwayat tumbuh kembang anak secara riil, sehingga intervensi atau bantuan yang dirumuskan dalam rembuk ini bisa tepat sasaran (by name by address).

3. Penguatan Lini Lapangan

Hadirnya PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa), Sub-PPKBD, dan Kader Posyandu memastikan bahwa hasil keputusan rembuk dapat langsung dikawal di lapangan. Mereka adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung secara harian dengan masyarakat untuk memberikan edukasi pola asuh, gizi, dan KB.

4. Pelibatan Langsung Sasaran Utama

Kehadiran Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita sebagai peserta adalah langkah yang sangat tepat. Hal ini tidak hanya menjadikan mereka sebagai objek penerima bantuan, tetapi juga subjek yang didengar kebutuhannya. Ini juga menjadi momen krusial untuk memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Tujuan Akhir Rembuk Stunting: Kegiatan ini idealnya menghasilkan kesepakatan bersama, komitmen desa, serta usulan rencana program penanganan stunting yang nantinya akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan didanai melalui APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa).

Minggu, 14 Juni 2026

KEGIATAN POSYANDU MEKAR DESA TUTULO

 


Kegiatan Posyandu Mekar Desa Tutulo

    Pada hari Senin, 15 Juni 2026, Posyandu Mekar Desa Tutulo melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan yang dimulai pukul 08.00 pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Desa (istri Kepala Desa), kader Posyandu, dan PPKBD Sub sebagai pelaksana kegiatan. Adapun penanggung jawab kegiatan adalah Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Desa.

    Kegiatan Posyandu mendapat dukungan dari tim medis Puskesmas Botumoito yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan baduta (bawah dua tahun).

    Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi ibu dan anak, penanggung jawab kegiatan juga menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi para sasaran yang hadir. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat partisipasi aktif dari masyarakat.