INFORMASI TERBARU

MEDIASI MASALAH

  LAPORAN KEGIATAN MEDIASI MASALAH WARGA Pemerintah Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito I. Pelaksanaan Kegiatan Hari/Tanggal : Kamis, 9 Juli 2...

STRUTUR ORGANISASI TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA TUTULO

BACA INFORMASI LAINNYA DIBAWAH INI...!!

Selasa, 09 Juni 2026

Pemerintah Desa Mengevaluasi Kinerja PPKBD SUB dan Kader Posyandu Sekaligus Penyampaian Oleh Koordinator SPPG Terkait Pendistribusian MBG


1.
Evaluasi Kinerja PPKB SUB dan Kader Posyandu 

Pemerintah Desa Tutulo melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas kader di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan koordinasi program KB dan pelayanan posyandu berjalan beriringan guna menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu-anak.

  • PPKB SUB (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa/Sub): Evaluasi difokuskan pada capaian pemutakhiran data keluarga, penyuluhan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), serta efektivitas KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada pasangan usia subur (PUS) untuk mencegah kehamilan 4T (Terlalu muda, Terlalu tua, Terlalu dekat, Terlalu banyak).

  • Kader Posyandu: Evaluasi mencakup kedisiplinan pencatatan buku KIA/KMS, akurasi penimbangan dan pengukuran balita (antropometri), serta keaktifan kader dalam melakukan kunjungan rumah (sweeping) bagi balita yang tidak hadir pada hari H Posyandu.

2. Distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh Koordinator SPPG

Penyampaian distribusi MBG oleh Koordinator SPPG (Satuan Pelayanan Program Gizi) menjadi agenda inti yang menyatukan peran PPKB SUB dan Kader Posyandu. Keberhasilan program pusat ini di tingkat desa bertumpu pada validitas data pertukaran di lapangan.

Alur Kerja & Mekanisme Distribusi

1.Sinkronisasi dan Validasi Data Sasaran:Prasyarat Utama.

Koordinator SPPG bersama Kader Posyandu dan PPKB SUB mencocokkan data by name by address (BNBA) untuk memastikan penerima adalah mereka yang memenuhi kriteria (misalnya: balita stunting, gizi kurang, atau ibu hamil KEK).

2.Penetapan Titik Bagian dan Jadwal Distribusi:Logistik.

Menentukan lokasi pusat distribusi di Desa Tutulo (biasanya memanfaatkan Posyandu atau kantor desa) serta menyusun jadwal rutin agar makanan diterima dalam kondisi segar dan siap konsumsi.

3.Pelaksanaan Distribusi dan Edukasi Gizi:Eksekusi Field.

Saat makanan didistribusikan, kader tidak hanya menyerahkan paket fisik, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh makan yang baik dan pentingnya konsumsi protein hewani.

4.Pencatatan dan Pelaporan Realisasi:Akuntabilitas.

Kader mendokumentasikan penerimaan dan memantau apakah makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh anak sasaran (bukan dibagi ke anggota keluarga lain yang tidak masuk target program).

3. Rekomendasi Penguatan Kerja Sama di Desa Tutulo

Untuk memaksimalkan dampak dari evaluasi dan distribusi MBG ini, Pemerintah Desa Tutulo dapat mendorong beberapa langkah taktis berikut:

  • Pemanfaatan Insentif/Operasional Kader: Memastikan ketepatan waktu pemberian insentif APBDes bagi kader guna menjaga motivasi kerja di lapangan.

  • Integrasi Menu MBG dengan Bahan Lokal: Koordinator SPPG dapat memberikan pelatihan pengolahan pangan lokal yang murah dan bergizi tinggi kepada para kader, sehingga pemenuhan gizi mandiri tetap berlanjut setelah program distribusi selesai.

  • Digitalisasi Pelaporan Ringan: Mendorong penggunaan grup koordinasi berbasis pesan singkat (WhatsApp) untuk pelaporan kendala distribusi MBG secara real-time kepada Pemerintah Desa dan SPPG.

0 comments: